Home Berita Dinas Komunikasi dan Informatika Mengikuti Penilaian Tingkat Kematangan Keterbukaan Informasi Publik

Dinas Komunikasi dan Informatika Mengikuti Penilaian Tingkat Kematangan Keterbukaan Informasi Publik

Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika mengikuti penilaian tingkat kematangan keterbukaan informasi publik sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008, yang diselenggarakan oleh Komisi Informasi.

Kegiatan penilaian keterbukaan informasi publik sudah diselenggarakan dalam dua tahap, Pertama pengisian kuesioner secara online melalui website e-monev Komisi Informasi dari tanggal 18 Oktober s.d 10 November 2022, dan Kedua, pemaparan oleh PPID utama terkait dengan penjelasan terhadap pengisian kuesioner berikut evidence-nya serta rencana program/kegiatan dan inovasi yang dilakukan untuk meningkatkan layanan PPID.

Pemaparan oleh PPID Utama dilaksanakan secara daring melalui zoom meeting pada Rabu (30/11/2022) di ruang pertemuan Dinas Kominfo, yang dihadiri langsung oleh Ketua Komisi Informasi Provinsi Bengkulu Hidi Christover, S.Sos beserta anggota, Kepala Bidang Informasi Komunikasi Publik (IKP) Aauliah Fujina, beserta Tim PPID Dinas Kominfo Bengkulu Selatan.

 

Kepala Dinas Kominfo Ir. Susmanto, MM. selaku PPID Utama dalam paparannya menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan berkomitmen untuk mewujudkan keterbukaan informasi publik di Kabupaten Bengkulu Selatan.

“Sesuai dengan regulasi, ketentuan, kebijakan dan SOP yang ada, kita terus berupaya meningkatkan kualitas layanan PPID. Memang belum optimal, tapi kami tetap berkomitmen menunaikan amanat UU Nomor 14 tahun 2008, “ tegas Susmanto.

Lebih lanjut Susmanto menambahkan bahwa Dinas Kominfo telah melakukan inovasi untuk meningkatkan kualitas layanan. Disamping itu Dinas Kominfo juga melakukan monev ke OPD untuk memastikan layanan yang baik menuju keterbukaan informasi publik.

“Dinas Kominfo membangun inovasi berupa penyediaan aplikasi berbasis elektronik sebagai sarana peningkatan kualitas layanan pemerintahan, yaitu aplikasi BESALAMAN, SIALAP, SRIKANDI dan Gateway Cinta-BS, “ tambah Susmanto.

Susmanto berharap dengan berbagai upaya yang dilakukan diharapkan ke depannya pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan bisa mendapatkan predikat yang lebih baik dari tahun sebelumnya.(Tim IKP)

Previous articlePKS Pengembangan Aplikasi e-Kinerja
Next articleUpayakan Digitalisasi Birokrasi, Diskominfo Inisiasi Launching Aplikasi